TINJAUAN HUKUM TERHADAP PRAKTEK DISPENSASI NIKAH SEBAGAI PEMICU PERNIKAHAN DINI: ANALISIS NORMATIF DAN EMPIRIS
(Analisis terhadap kebijakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang)
Muhammad Abduh Nurul Hidayat. NIM 11210440000004. “TINJAUAN HUKUM TERHADAP PRAKTEK DISPENSASI NIKAH SEBAGAI PEMICU PERNIKAHAN DINI: ANALISIS NORMATIF DAN EMPIRIS (Analisis terhadap kebijakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang)”. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyyah), Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 1446 H/2025 M.
Pernikahan dini masih menjadi persoalan yang mengkhawatirkan di Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, meskipun batas usia minimal pernikahan telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Praktik dispensasi nikah sering kali dijadikan jalan pintas oleh masyarakat untuk melegalkan pernikahan anak, tanpa mempertimbangkan kesiapan fisik dan mental pasangan muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya KUA Kecamatan Patokbeusi dalam meminimalisir pernikahan dini akibat dispensasi nikah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA telah melakukan berbagai langkah preventif seperti penyuluhan, edukasi hukum, dan program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala, antara lain tekanan budaya, kondisi ekonomi, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan yang berlaku. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktif semua pihak, termasuk keluarga dan lembaga pendidikan, dalam membangun kesadaran dan kesiapan generasi muda menghadapi kehidupan berumah tangga.
055/HK/2025 | 055/HK/2025 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Jakarta.,
2025
Deskripsi Fisik
x, 73 HAL; 28 CM
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain