HAK NAFKAHISTRIPASCAGUGATCERAIPERSPEKTIFHUKUM
KELUARGAISLAMDANHUKUMPOSITIFDIINDONESIA
(Studi PutusanNomor25/Pdt.G2024/PA.Lbj)
IkhsanNaufalAziz,NIM11190440000110. HAK NAFKAHISTRIPASCA GUGAT CERAIPERSPEKTIFHUKUMKELUARGADANHUKUM POSITIFDIINONESIASTUDIPUTUSANNOMOR25/Pdt.G2024/PA.Lbj) ProgramStudiHukumKeluarga,FakultasSyariahdanHukumUniversitasIslam NegeriSyarifHidayatullahJakarta1446H/2025M.Xiv+85halaman+15 halamanlampiran.
Skripsi inibertujuanuntukmenjelaskanbagaimanapertimbanganhakim dalammemutuskanperkarapadagugatceraiperspektifhukumkeluargadanhukum positifdiIndonesia. Penelitianinimenggunakanjenispenelitiankualitatifdenganjenis penelitianhukumnormatifdanpendekatanyangdigunakanadalahpendekatan kasusdanyuridisnormatif.Teknikpengumpulandatamelaluistudikepustakaan danstudidokumentasidenganmengkajiputusanhakimtahunputus2024tentang hakistripascaceraigugatdiPengadilanAgamaLabuanbajo,peraturanperundang- undanganyangberlakusertamengkajiartikelmaupunjurnalsertaskripsimaupun tesisyangberkaitandenganjudulpenelitian.Sedangkanmetodeanalisisdatayang digunakanadalahmetodeanalisisdekriptif-analitik. HasilpenelitianinimenunjukkanbahwaPascaperceraian,baikmenurut Hukum IslammaupunHukumPositifdiIndonesia,terdapathakdankewajiban yangtetapmelekatpadamantansuamidanistri,terutamayangberkaitandengan anak,nafkah,danmasa iddah : a)Nafkah Iddah dan Mut’ah: Pasal149KHI menyatakansuamiwajibmemberinafkah, mut’ah, danmaskawinyangbelum diberikanjikaterjadiperceraian.b)HakAsuhAnak:Pasal105KHImenyatakan bahwaanakyangbelum12tahunhakasuhnyadiberikankepadaibu,kecuali diputuskanlainolehpengadilan.c)TanggungJawabNafkahAnak:Suamiwajib membiayaihidupanak-anaknya,sebagaimanaditegaskandalamPasal41UUNo. 1 Tahun1974.e)PembagianHarta Gono-Gini: Jikatidakdiaturlaindalam perjanjianperkawinan,makahartabersamadibagisecaraadilmenuruthukum (baiksecarasyariahmaupunberdasarkanputusanpengadilan).Penerapanprinsip hukumpadaputusannomor25/Pdt.G/2024/PA.Lbjmencerminkanjaminankepada istri pascaceraiterpenuhidenganbaik,denganmemberikanhaknafkahiddah, dan mutahdannafkahanaksecaraproporsinoalpadaputusannomor25 Pdt.G/2024/PA.Lbjmemberikannafkahminimal(iddah dan Mut’ah) tanpa memperhatikankebutuhanistrisecaraholistikuntukjangkapanjangpadaistri pascapercerianpadaputusannomor25/Pdt.G/2024/PA.Lbjfokuspadaanaktanpa mempertimbangkankebutuhanistrisebagaipengasuhutama.Dantidakada jaminanuntuknafkahistridarisuamiuntukpascaperceraiandengankeadaanistri yangtidakmempunyaipekerjaan.
083/HK/2025 | 083/HK/2025 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Jakarta.,
2025
Deskripsi Fisik
xiii, 85 HAL; 28 CM
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain