Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pembeli Album Fisik Korean Pop Melalui Media Sosial
Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan hukum tentang jual beli album Korean Pop melalui media sosial dan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen dalam jual beli album Korean Pop melalui media sosial di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan penelitian ilmu perundang-undangan (statute approach), serta diikuti dengan teori hukum perlindungan hukum dan teori perjanjian untuk menggambarkan kondisi aturan hukum tersebut. Adapun untuk mendapatkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan library research dengan mengkaji peraturan perundangan, buku-buku, sumber lainnya yang berkaitan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jual beli album fisik Korean Pop melalui media sosial melahirkan kontrak elektronik yang sah, sehingga kegagalan penjual menyerahkan barang dapat dikategorikan sebagai wanprestasi dan berpotensi merugikan konsumen. Transaksi pembelian album Korean Pop online melibatkan beberapa tahap dan harus mematuhi beberapa peraturan hukum, seperti KUHPerdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, dan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, guna melindungi hak konsumen dan penjual. Meskipun regulasi perlindungan konsumen telah tersedia, penerapannya masih belum efektif pada transaksi melalui media sosial. Sehingga lemahnya mekanisme pengawasan membuat mereka rentan menjadi korban penipuan.
| 02/IH/2026 | IH/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hidayatullah Jakart.,
2026
Deskripsi Fisik
viii;78 hal; 28 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain