Nusyuz Dalam Perspektif Syekh Nawawi Al-Bantani Dan Syekh Wahbah Al-Zuhaili Serta Relevansinya Terhadap Hukum Keluarga Islam Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep nusyuz dalam Syekh Nawawi al-Bantani—dan Syekh Wahbah az-Zuhaili—serta menelusuri relevansi pemikiran keduanya terhadap pembentukan kebijakan hukum keluarga Islam di Indonesia. Penelitian ini berangkat dari perbedaan paradigma antara fikih klasik yang cenderung berorientasi pada relasi hierarkis dalam rumah tangga, dengan fikih kontemporer yang lebih menekankan pada prinsip kesalingan, keadilan, dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Syekh Nawawi dalam ‘Uqūd al-Lujjain fī Bayān Ḥuqūq al-Zawjain menggambarkan nusyuz terutama sebagai bentuk ketidaktaatan istri terhadap suami dalam perkara yang ma‘rūf, seperti keluar rumah tanpa izin, menolak ajakan suami dengan sengaja dan melakukan tindakan yang mengganggu keharmonisan rumah tangga. Sementara itu, Syekh Wahbah al-Zuhaili dalam al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu memandang nusyuz sebagai perilaku pembangkangan yang dapat dilakukan oleh kedua pihak—suami maupun istri—melalui penelantaran nafkah, kekerasan, atau pelanggaran atas prinsip mu‘āsyarah bi al-ma‘rūf. Penelitian ini juga menganalisis bagaimana gagasan kedua ulama tersebut memberi pengaruh bagi penyusunan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, terutama terkait konsep hak dan kewajiban suami-istri serta mekanisme penyelesaian konflik rumah tangga. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research), penelitian ini menemukan bahwa pandangan Syekh Nawawi memberikan dasar normatif historis bagi struktur regulasi, sementara pandangan Syekh Wahbah memberi arah pembaruan hukum yang lebih responsif terhadap isu keadilan gender dan kemaslahatan keluarga. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya dialog antara khazanah keduanya dalam hukum keluarga yang lebih adaptif, proporsional, dan kontekstual bagi masyarakat Indonesia.
| 05/MHK/2026 | 05/MHK/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
xx, 101hal; 25 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain