Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

PEMBATALAN POLIGAMI AKIBAT PEMALSUAN IDENTITAS DAN PERLINDUNGAN HAK ISTRI DAN ANAK PERSPEKTIF SAD AZZARIAH,

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak hukum pemalsuan identitas terhadap pembatalan poligami dalam Putusan Nomor 2506/Pdt.G/2025/PA.Lpk, mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara pembatalan tersebut, serta menelaah perlindungan hak istri dan anak melalui perspektif Sadd Azzarī’ah sebagai landasan preventif dalam hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan meliputi statute approach (pendekatan perundang-undangan) dan case approach (pendekatan kasus). Sumber data diperoleh dari Putusan Pengadilan Agama Lubuk Pakam Nomor 2506/Pdt.G/2025/PA.Lpk, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, serta literatur yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan identitas dalam praktik poligami, khususnya dengan mencantumkan status “jejaka” padahal masih terikat perkawinan sah, merupakan pelanggaran terhadap syarat formil poligami dan prinsip kejujuran administrasi perkawinan. Dalam perspektif Sadd Azzarī’ah, pemalsuan identitas dipandang sebagai sarana yang membuka jalan terjadinya mafsadah, sehingga pembatalan perkawinan merupakan bentuk penutupan jalan kerusakan guna melindungi hak istri dan anak serta menjaga ketertiban hukum keluarga.
Ketersediaan
31/HK/202631/HK/2026Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

31/HK/2026

Penerbit

Fakultas Syariah dan Hukum : UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,

Deskripsi Fisik

viii,55 hal;25 cm

Bahasa

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

31/HK/2026

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan