PEMENUHAN HAK
PENGASUHAN ANAK BURUH PABRIK PERSPEKTIF HAK ASASI
MANUSIA DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Desa Balaraja Kec. Balaraja
Kab. Tangerang, Prov Banten).
Pemenuhan hak pengasuhan anak pada keluarga buruh pabrik sering
menghadapi kendala akibat keterbatasan waktu orang tua dan tuntutan pekerjaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pengasuhan anak pada keluarga
buruh pabrik di Desa Balaraja, Kecamatan Balaraja, serta menganalisis
pemenuhan hak pengasuhan anak ditinjau dari Undang-Undang, Hak Asasi
Manusia, dan Hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara sebagai data
primer dan studi kepustakaan sebagai data sekunder. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa praktik pengasuhan anak pada keluarga buruh pabrik di Desa
Balaraja dilakukan dengan pola pengasuhan terbatas akibat jam kerja orang tua
yang panjang dan sistem kerja bergilir, sehingga dalam pelaksanaannya sering
melibatkan bantuan anggota keluarga lain. Pemenuhan hak pengasuhan anak telah
terlaksana pada aspek kebutuhan dasar seperti nafkah, pendidikan, dan kesehatan,
namun belum optimal pada aspek non-material, khususnya pendampingan,
perhatian emosional, serta pembinaan moral dan spiritual anak. Ditinjau dari
perspektif Hak Asasi Manusia dan peraturan perundang-undangan, masih terdapat
kesenjangan antara ketentuan normatif dan praktik pengasuhan di lapangan.
Sementara itu, menurut Hukum Islam, pengasuhan anak merupakan amanah dan
kewajiban orang tua yang harus dilaksanakan secara seimbang antara pemenuhan
nafkah dan tanggung jawab pengasuhan. Oleh karena itu, pemenuhan hak
pengasuhan anak memerlukan peran aktif orang tua serta dukungan lingkungan
dan kebijakan yang ramah anak.
| 25/HK/2026 | 25/HK/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakutas Kedokteran Universitas Indonesia :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
xvii, 87 hal; 25 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain