Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

Implikasi Praktik Politik Dinasti Dalam Pemilihan Kepala Daerah Di Banten Terhadap Dinamika Persaingan Elektoral Dan Representasi Politik

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi praktik politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah di Provinsi Banten terhadap dinamika persaingan elektoral serta representasi politik dalam sistem demokrasi lokal. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji bagaimana keberadaan jaringan keluarga dalam politik mempengaruhi komposisi elektoral dan kualitas demokrasi di tingkat daerah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk kajian yuridis-empiris melalui pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (Case Approach) guna mengkaji praktik politik dinasti dalam konteks pemilihan kepala daerah di Banten. Sumber data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan Sekretaris DPD Golkar Provinsi Banten dan Anggota/ Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Provinsi Banten, serta data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan dengan topik penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik politik dinasti memiliki pengaruh terhadap komposisi elektoral dalam pemilihan kepala daerah di Banten. Keberadaan kandidat yang memiliki hubungan kekerabatan dengan elit politik sebelumnya cenderung memiliki keunggulan dalam proses pencalonan maupun dalam membangun dukungan politik. Hal ini ditunjukkan melalui akses yang lebih luas terhadap jaringan politik, dukungan partai, serta tingkat pengenalan publik yang lebih tinggi dibandingkan kandidat lain yang tidak memiliki latar belakang keluarga politik. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa praktik politik dinasti berpengaruh terhadap dinamika komposisi elektoral serta berpotensi mempengaruhi kualitas kompetisi politik dalam sistem demokrasi lokal.
Praktik politik dinasti dalam pemilihan kepala daerah di Banten memiliki implikasi yang kompleks terhadap dinamika persaingan elektoral dan representasi politik. Keberadaan kandidat yang memiliki hubungan kekerabatan dengan elit politik sebelumnya cenderung memiliki keunggulan dalam akses terhadap sumber daya politik, dukungan partai, serta tingkat pengenalan publik. Kondisi ini berpotensi menciptakan ketimpangan dalam kompetisi politik, meskipun secara formal tetap berlangsung dalam kerangka demokrasi.
Di sisi lain, praktik politik dinasti tidak selalu menghilangkan prinsip demokrasi selama proses pemilihan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan setiap warga negara memiliki hak politik yang sama untuk berpartisipasi dalam kontestasi politik. Namun demikian, dominasi kelompok elit tertentu dalam struktur kekuasaan dapat mempengaruhi kualitas representasi politik apabila tidak diimbangi dengan akuntabilitas dan mekanisme pengawasan yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem demokrasi yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel guna menjaga keseimbangan antara kompetisi politik dan kualitas representasi dalam pemerintahan daerah.
Ketersediaan
37/HTN/202637/HTN/2026Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

37/HTN/2026

Penerbit

Fakultas Syariah dan Hukum : UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,

Deskripsi Fisik

x,83 hal; 25 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

37/HTN/2026

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan