Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

Perspektif Akad Ju’alah Terhadap Praktik Jasa Penciuman Haja Aswad Di Masjidil Haram Arab Saudi

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik jasa penciuman Hajar Aswad berdasarkan ketentuan akad ju’alah dalam fikih muamalah serta menilai keabsahannya menurut prinsip akad ju’alah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi lapangan, serta didukung oleh studi pustaka terhadap Al-Qur’an, Hadis, fatwa DSN-MUI, dan literatur fikih muamalah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jasa penciuman Hajar Aswad belum memenuhi rukun dan syarat sah akad ju’alah karena tidak adanya kesepakatan awal yang jelas, ketidakpastian besaran imbalan (ju’l), serta tingginya unsur gharar. Hal ini disebabkan oleh pelaksanaan jasa yang berlangsung secara spontan di tengah kepadatan jamaah, tanpa mekanisme akad yang terstruktur dan tanpa kejelasan hak serta kewajiban para pihak, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan posisi tawar dan potensi ketidakadilan dalam penentuan imbalan.
Oleh karena itu, praktik jasa penciuman Hajar Aswad tidak dapat dinyatakan sah menurut prinsip akad ju’alah, karena bertentangan dengan prinsip kejelasan, keadilan, dan kerelaan yang menjadi dasar akad ju’alah. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi perumusan praktik bantuan ibadah yang sesuai prinsip syariah.
Ketersediaan
26/HES/202626/HES/2026Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

26/HES/2026

Penerbit

Fakultas Syariah dan Hukum : UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,

Deskripsi Fisik

ix,82 hal; 28 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

26/HES/2026

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan