Urgensitas Labelisasi Halal Pada Usaha Laundry (studi Kasus Usaha Laundry Di Kelurahan Kebagusan ,Jakarta Selatan)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik operasional usaha laundry di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, ditinjau dari perspektif kesucian (thaharah) dan kehalalan menurut hukum Islam; mengkaji urgensitas penerapan labelisasi halal pada usaha laundry dari aspek kepastian kesucian, kepercayaan konsumen, hukum, dan dampak ekonomi; serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong penerapannya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga usaha laundry di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis induktif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik operasional laundry dan penerapan prinsip kehalalan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik operasional usaha laundry masih dijalankan secara konvensional tanpa standar pencucian sesuai prinsip syari’at Islam, seperti pemisahan pakaian bernajis dan tidak bernajis serta tata cara pensucian najis berat. Adapun faktor penghambat penerapan labelisasi halal meliputi keterbatasan pemahaman pelaku usaha laundry, ketiadaan SOP atau pedoman teknis pencucian sesuai kesucian (thaharah) dan kehalalan dalam hukum Islam, serta tidak adanya edukasi dan sosialisasi dari lembaga resmi seperti BPJPH dan MUI. Oleh karena itu, penerapan labelisasi halal pada usaha laundry memiliki urgensi penting dalam menjamin kesucian, meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim, serta memberikan nilai religius, sosial, dan ekonomi bagi pelaku usaha.
| 35/HES/2026 | 35/HES/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
x,108 hal; 25 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain