Peranan Framework Convention on
Tobacco Control dalam Mendorong Ratifikasi Terhadap Keputusan Indonesia
Menjadi Negara Pihak.
Penelitian ini membahas peranan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC)
dalam mendorong Indonesia untuk menjadi negara pihak dalam konvensi tersebut.
FCTC merupakan instrument hukum internasional yang bertujuan mengendalikan
konsumsi dan produksi tembakau guna melindungi kesehatan masyarakat global.
Meskipun telah diratifikasi oleh sebagian besar negara di dunia, Indonesia hingga saat
ini belum menjadi pihak dalam FCTC. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai
peranan FCTC dalam mendorong ratifikasi serta kepentingannya terhadap Indonesia.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan
perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual
approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan,
instrument hukum internasional, serta literatur akademik yang relevan. Analisis
dilakukan secara kualitatif dengan menelaah prinsip-prinsip hukum internasional
terkait perjanjian internasional, khususnya prinsip state consent, good faith, dan pacta
sunt servanda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa FCTC berperan dalam membentuk standar global
pengendalian tembakau serta mendorong negara-negara untuk meratifikasinya melalui
mekanisme kerja sama internasional dan pembentukan norma global. Kepentingan
FCTC terhadap Indonesia berkaitan dengan posisi Indonesia sebagai salah satu negara
dengan tingkat konsumsi tembakau yang tinggi. Namun, keputusan Indonesia yang
belum meratifikasi FCTC dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan kepentingan
domestik, terutama faktor ekonomi dan kebijakan nasional, yang mencerminkan
v
pelaksanaan kedaulatan negara dalam menentukan keterikatan terhadap perjanjian
internasional.
| 39I/H/2026 | 39I/H/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
x, 80 hal; 26 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain