STUDI KOMPARATIF
PELAKSANAAN AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BMT AL-FATH
IKMI KEDAUNG DAN BMT AL-MUQRIN PONDOK CABE DITINJAU DARI
FATWA-FATWA DSN-MUI TENTANG MURABAHAH.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan praktik pelaksanaan
akad pembiayaan murabahah pada BMT Al-Fath Ikmi Kedaung dan BMT Al-Muqrin
Pondok Cabe, khususnya terkait mekanisme pembelian barang, kepemilikan barang
oleh BMT, dan penggunaan akad wakalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pelaksanaan akad pembiayaan murabahah pada kedua BMT serta menilai
kesesuaiannya dengan Fatwa-Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
(DSN-MUI) tentang murabahah.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan
kualitatif dan studi komparatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan
observasi langsung pada BMT Al-Fath Ikmi Kedaung dan BMT Al-Muqrin Pondok
Cabe, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi
Fatwa-Fatwa DSN-MUI, buku, jurnal ilmiah, skripsi terdahulu, dan dokumen yang
berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akad murabahah di BMT
Al-Fath Ikmi Kedaung telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI karena BMT terlebih
dahulu memiliki barang sebelum menjualnya kepada nasabah serta menerapkan
transparansi harga dan margin. Sebaliknya, pelaksanaan murabahah di BMT Al-
Muqrin Pondok Cabe belum sepenuhnya sesuai karena pembiayaan diberikan dalam
bentuk dana tunai tanpa kepemilikan barang oleh BMT dan tanpa akad wakalah yang
jelas. Dengan demikian, BMT Al-Fath Ikmi Kedaung memiliki tingkat kesesuaian
syariah yang lebih tinggi dibandingkan BMT Al-Muqrin Pondok Cabe.
| 47/HES/2026 | 47/HES/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
ix,116 hal;25 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain