Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

HUKUM QUEEFING TERHADAP KEABSAHAN SALAT BAGI WANITA: STUDI PERBANDINGAN PANDANGAN TOKOH ULAMA NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum queefing terhadap keabsahan
salat bagi wanita melalui studi perbandingan pandangan tokoh ulama Nahdlatul
Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Queefing merupakan fenomena fisiologis berupa
keluarnya udara dari vagina yang terjadi secara tidak sengaja, yang sering
menimbulkan keraguan bagi wanita dalam melaksanakan salat, khususnya terkait
statusnya dalam membatalkan wudu dan implikasinya terhadap keabsahan salat.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara langsung
dengan tokoh ulama dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang memiliki
kompetensi di bidang fiqih ibadah, serta didukung oleh studi dokumentasi terhadap
literatur yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif
dengan membandingkan pandangan, dasar hukum, dan metode istinbath yang
digunakan oleh masing-masing tokoh ulama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan antara kedua
organisasi tersebut. Ulama Nahdlatul Ulama cenderung berpendapat bahwa
queefing membatalkan wudu karena berpegang pada kaidah umum bahwa segala
sesuatu yang keluar dari dua jalan (qubul dan dubur) membatalkan wudu, sehingga
berdampak pada batalnya salat. Sementara itu, ulama Muhammadiyah berpendapat
bahwa queefing tidak membatalkan wudu karena tidak terdapat dalil yang secara
tegas menyatakannya, serta mempertimbangkan bahwa fenomena tersebut bukan
berasal dari sistem pencernaan dan tidak termasuk hadas. Perbedaan ini dipengaruhi
oleh metode ijtihad yang digunakan, di mana Nahdlatul Ulama lebih berorientasi

v

pada pendekatan tekstual (qauli), sedangkan Muhammadiyah menggunakan
pendekatan bayani, burhani, dan irfani.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan fiqih
kontemporer, khususnya fiqih wanita dan thaharah, serta memberikan pemahaman
hukum yang lebih jelas bagi wanita muslim dalam melaksanakan salat dengan lebih
tenang dan khusyuk.
Ketersediaan
38/PMH/202638/PMH/2026Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

38/PMH/2026

Penerbit

: .,

Deskripsi Fisik

x,92 hal ;25 cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

38/PMH/2026

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan