Perbandingan mekanisme pengawasan dan penegakan kode etik kampanye PPP dan PDIP dalam mempertahankan integritas politik (studi kasus di kota administratif Jakarta Timur
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pengawasan dan penegakan kode etik dalam kegiatan kampanye yang diterapkan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta membandingkan efektivitas keduanya dalam upaya mempertahankan integritas politik di Indonesia. Kampanye politik sebagai bagian penting dari proses demokrasi sering kali diwarnai oleh berbagai pelanggaran etika, seperti politik uang, kampanye hitam, dan penyalahgunaan fasilitas negara. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengawasan dan penegakan kode etik internal partai memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi dan membangun kepercayaan publik terhadap partai politik.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen internal partai, serta literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif. Penelitian ini menggunakan teori etika politik, teori institusionalisme, teori kepatuhan, dan teori pengawasan sebagai landasan analisis untuk melihat bagaimana mekanisme internal partai dijalankan dalam menjaga disiplin kader selama masa kampanye.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPP dan PDIP sama-sama memiliki mekanisme pengawasan serta penegakan kode etik kampanye melalui perangkat organisasi internal partai, namun efektivitas penerapannya dipengaruhi oleh struktur kelembagaan, budaya organisasi, dan konsistensi pemberian sanksi terhadap pelanggaran. PDIP cenderung memiliki sistem pengawasan yang lebih terstruktur dan penegakan disiplin yang lebih tegas, sedangkan PPP masih menghadapi tantangan dalam konsistensi pengawasan dan efektivitas penindakan
vi
terhadap pelanggaran kode etik kampanye. Perbedaan tersebut berdampak pada kemampuan masing-masing partai dalam menjaga integritas politik kader selama proses kampanye. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pengawasan dan penegakan kode etik kampanye sangat menentukan keberhasilan partai politik dalam mempertahankan integritas politik. Penguatan kelembagaan pengawas internal, konsistensi penerapan sanksi, dan internalisasi nilai etika politik kepada kader merupakan langkah penting untuk menciptakan kampanye politik yang jujur, adil, dan demokratis.
| 43/HTN2026 | 43/HTN2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
ix,82 hal; 28 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain