PERAN TENGKU LEMBAGA ADAT TUHA PEUT DALAM MEDIASI
SENGKETA PERKAWINAN DI KECAMATAN GLUMPANG BARO
KABUPATEN PIDIE ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme
Lembaga Adat Tuha Peut dan Keuchik dalam menyelesaikan perkara
perceraian di Kecamatan Glumpang Baro Kota Sigli dan efektivitas Lembaga
Adat Tuha Peut dan Keuchik dalam menyelesaikan perkara perceraian di
Kecamatan Glumpang Baro.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
menggunakan metode penelitian lapangan field research. Sumber data berupa
data primer dan sekunder teknis pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan studi kepustakaan. Pendekatan sosiologis digunakan untuk
melihat bagaimana hukum adat berjalan berdampingan dengan hukum formal
dalam menyelesaikan konflik rumah tangga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Adat Tuha Peut dan
Keuchik memainkan peran penting dalam menangani kasus perceraian di
Tingkat Gampong dengan mengendepankan musyawarah, nasehat dan
pendekatan kekeluargaan. Mekanisme yang ditempuh melibatkan tahapan dari
penerimaan laporan, mediasi oleh tokoh adat dan keluarga, sehingga keputusan
bersama yang mengikat secara sosial dan adat. Efektivitasnya terbukti tinggi,
terbukti dari sangat minimnya kasus perceraian yang terjadi di Gampong
Reudeup Meulayu yang sampai ke pengadilan. Peran Lembaga Adat Tuha Peut
dan Keuchik secara umum mampu meredam konflik dan mendorong
perdamaian antara pasangan suami istri.
| 53/HK/2026 | 53/HK/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hdayatullah Jakarta.,
2026
Deskripsi Fisik
xii,57 hal; 25 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain