Mazhabisme Dalam Perspektif Ibnu Rajab Al-Hanbali (Studi Kritis terhadap Risalah Ar-Radd 'ala Man Ittaba'a Ghayr al-
Madhahib al-Arba'ah)
Skripsi ini mengkaji konsep mazhabisme dalam perspektif Ibnu Rajab al-
Hanbali (w. 795 H) melalui studi kritis atas risalahnya Ar-Radd 'ala Man Ittaba'a
Ghayr al-Madhahib al-Arba'ah, Penelitian bertujuan mengungkap tiga hal (1)
konstruksi argumen Ibnu Rajab dalam mempertahankan legitimasi pembatasan
keterikatan pada empat mazhab Sunni, (2) pengaruh kondisi sosio politik abad ke-
8 H pada era Mamluk terhadap pembentukan pemikirannya, dan (3) relevansi
fungsional argumen tersebut dalam menjawab fragmentasi otoritas keagamaan
kontemporer melalui teori Legal Infrastructure Wael B. Hallaq.
Penelitian ini bersifat kepustakaan library research dengan pendekatan
normatif doktriner dan jenis deskriptif analitis, sumber primer berupa risalah Ar-
Radd ditopang sumber sekunder yang relevan.
Hasil penelitian menyimpulkan (1) eksklusivitas empat mazhab dalam
pemikiran Ibnu Rajab diposisikan sebagai instrumen untuk menjaga nizham ad-din
dan menjamin validitas otoritas hukum, bukan sebagai klaim atas keunggulan
intrinsik salah satu mazhab, (2) konteks Mamluk memberikan latar historis yang
membantu menjelaskan keterkaitan antara perkembangan doktrin mazhab dan
penguatan kelembagaan administratif, tanpa menjadikan konteks tersebut sebagai
penyebab utama lahirnya pemikiran Ibnu Rajab, (3) relevansi pemikiran Ibnu Rajab
bagi konteks kontemporer terletak pada kesepadanan fungsinya secara analogis,
bukan pada penerapan kembali bentuk kelembagaan historis secara harfiah.
| 90/PMH/2026 | 90/PMH/2026 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fak. Syariah dan Hukum :
UIN Syarif Hidayatullah Jakart.,
2026
Deskripsi Fisik
ix,82 hal; 28 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain