ISBAT NIKAH DI BAWAH TANGAN PADA MASYARAKAT PULAU KELAPA KEPULAUAN SERIBU UTARA
Pulau Kelapa Kecamatan Kepulauan Seribu Utara merupakan daerah yang marak terjadinya pernikahan di bawah tangan dan juga pernikahan dini dari banyak kecamatan yang ada di kabupaten ADM Kepulauan Seribu karena letak geografis daerah ini jauh dari perkotaan, banyak faktor yang membuat terjadinya pernikahan di bawah tangan ini salah satunya pergaulan bebas membuat banyak anak di bawah umur yang sudah melakukan pernikahan seperti yang terjadi di pulau kelapa ini, mereka menganggap pernikahan cukup dilakukan oleh tokoh agama di wilayah rumahnya karena usianya masih tergolong muda sehingga tidak didaftarkan ke KUA, mereka tidak mempertimbangkan dampak maupun pengaruhnya masa yang akan datang setelah melakukan nikah siri seperti status anak, nafkah dan masalah kewarisan.
Studi ini bertujuan untuk mengetahui alasan permohonan isbat nikah di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu Utara dan faktor yang menyebabkan nikah di bawah tangan serta dampak nikah di bawah tangan terhadap kehidupan masyarakat Pulau Kelapa Kepulauan Seribu Utara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode deskriptif analisis yaitu metode yang menggambarkan dan memberikan analisa terhadap kenyataan dilapangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat Pulau Kelapa Kepulauan Seribu Utara melakukan pernikahan siri karena faktor ekonomi, usia dan pendidikan. (2) Alasan-alasan masyarakat Pulau Kelapa Kepulauan Seribu Utara melakukan permohonan isbat nikah dikarenakan (a) untuk mendapatkan buku nikah, (b) mengesahkan status anak atau mendapatkan akta kelahiran. (c) untuk mendapatkan kemudahan layanan publik.
| 45/PMH/2023 | 45/PMH/2023 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Deskripsi Fisik
ix, 84 Hal
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain