Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

SENGKETA TANAH DENGAN KEPEMILIKAN GANDA (STUDI KASUS DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA)

No image available for this title
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab
adanya sengketa tanah dengan kepemilikan ganda, dan untuk memahami
bagaimana proses penyelesaian sengketa tanah dengan kepemilikan ganda.
Dengan rumusan masalah Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan adanya
sengketa tanah dengan kepemilikan ganda di Pengadilan Tata Usaha Negara dan
Bagaimana proses penyelesaian sengketa tanah dengan kepemilikan ganda.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yuridis. Data
primer pada penelitian ini adalah wawancara langsung di Pengadilan Tata Usaha
Jakarta dan data sekunder penelitian ini adalah data yang diperoleh dari bukubuku,
jurnal, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan penulisan skripsi ini
kemudian dirangkai dengan metode kualitatif.
Penelitian memberikan kesimpulan bahwa Faktor-faktor yang
menyebabkan sengketa tanah dengan kepemilikan ganda yang ada di Pengadilan
Tata Usaha Negara Jakarta ialah sebagai berikut: Struktur Hukum, Kekuatan
pembuktiannya yang terletak pada aslinya yaitu sertifikat. Yang dimana apabila
seseorang memiliki sebidang tanah maka ia harus membuatkan tanah tersebut
sertifikat dengan memakai sistem pendaftaran (kadesteral). Struktur sarana dan
pra sarana, Sistem hukum pertanahan masih memakai sistem administrasi manual,
walaupun sekarang sudah mulai proses perbaikan data-data seperti sertifikatsertifikat
yang sudah ada barkodenya. SDM yang masih korup, dengan adanya
pejabat atau aparat pemerintah yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk
kepentingan pribadinya. Tanah tersebut sudah bersertifikat akan tetapi adanya
oknum yang berkuasa dengan sengaja melakukan pembuatan sertifikat lagi
dengan objek tanah yang sama. Budaya Hukum, masyarakat itu sendiri yang tidak
memiliki kesadaran atau, dengan artian pemilik tanah itu sendiri yang tidak
memperhatikan tanah miliknya dan tidak memanfaatkanya dengan baik sehingga
di ambil alih oleh orang lain dan kemudian di manfaatkan karna merasa bahwa
tanah tersebut tidak bertuan atau tidak ada pemiliknya.
Ketersediaan
17/PMH/202017/PMH/2020Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

-

Penerbit

FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta : UIN Jakarta.,

Deskripsi Fisik

xiv, 82 Hal

Bahasa

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

NONE

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan