MENSUCIKAN NAJIS DALAM PRAKTIK JASA
LAUNDRY MODERN MENURUT
EMPAT MADZHAB
Dengan perkembangan zaman saat ini, teknologi memberikan pengaruh
yang sangat besar terhadap perkembangan masyarakat. Adapun dengan era serba
cepat saat ini masih terdapat kesibukan yang bahkan tidak bisa melakukan
pekerjaan rumah, seperti halnya mencuci. Dengan melihat peluang ini banyak
pembisnis membuka layanan usaha laundry untuk memudahkan masyarakat yang
tidak memiliki waktu karena kesibukan baik pekerjaan maupun aktivitas. Layanan
laundry ini tentu saja dalam proses pencuciannya menggunkan teknologi mesin
cuci, mesin dryclean dan juga mesin pengering memudahkan dalam proses
pencucian pakaian.
Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang
dikumpulkan menggunakan teknik wawancara untuk mendapatkan informasi
secara langsung dan observasi melihat tempat yang digunakan usaha laundry. Data
yang sudah terkumpul selanjutnya akan dianalisis menggunakan metode deskriptif
analisis yang mendeskripsikan terlebih dahulu data lapangan secara jelas untuk
dikaji dan kemudian disusun secara sistematis untuk dianalisis menggunakan
pandangan empat madzhab terhadap praktik kesucian laundry saat ini.
Hasil penelitan menyimpulkan bahwa, dalam praktik jasa laundry modern
terdapat 2 proses pencucian menggunakan mesin cuci dan mesin dryclean.
Pencucian menggunakan mesin cuci adalah proses pencucian yang menggunakan
air sedangkan dryclean adalah proses pencucian cuci kering atau tanpa basuhan air.
2 proses pencucian menggunakan mesin tersebut dapat dikatakan suci apabila 3 hal
yaitu zat warna, bau, dan benda najis tersebut telah hilang.
| 24/PMH/2020 | 29/PMH/2020 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta :
UIN Jakarta.,
2020
Deskripsi Fisik
ix, 102 Hal
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain