UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI
(Studi Komparatif tentang Kinerja Lembaga Anti Korupsi di Indonesia dan Malaysia Tahun 2013 dan 2014)
Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum, Konsentrasi Perbandingan Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 1437 H/2016 M.
Tujuan penelitian adalah menganalisa kinerja KPK dan SPRM, khususnya di bidang penindakan, serta persamaan dan perbedaannya. Dari hasil analisa tersebut kita dapat menarik kesimpulan dan saran yang tentunya ditujukan untuk menyempurnakan KPK.
Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif empiris dengan analisis data kualitatif.Normatif Empiris, yaitu penggabungan antara pendekatan hukum normative dengan adanya penambahan berbagai unsur empiris. Sumber data primer berupa laporan tahunan KPK dan SPRM dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2014, serta bahan hukum sekunder dan tersier.
Berdasarkan analisis dan interprestasi data, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja KPK dalam bidang penindakan kurang baik. KPK tidak dapat menjadikan SPRM sebagai benchmark, karena kondisi Malaysia berbeda dengan Indonesia. Kalaupun KPK ingin menjadikan SPRM sebagai benchmark, maka KPK harus menambahkan jumlah pegawainya. Selainitu KPK juga perlu mendirikan kantor cabang di daerah-daerah. Hasil penelitian ini diharapkan berguna untuk menyempurnakan KPK.
| 19/PMH/2016 | 19/PMH/2016 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta :
UIN Jakarta.,
2016
Deskripsi Fisik
xi, 87 Hal
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain