DAMPAK OVER KAPASITAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
KELAS I CIPINANG BAGI NARAPIDANA
Kelebihan kapasitas narapidana menyebabkan adanya proses penerapan
tata cara kehidupan negatif di Lapas Kelas I Cipinang yang berpotensi
menghambat usaha resosialisasi narapidana yang dikhawatirkan dapat menjadikan
tujuan dari terciptanya Lapas itu sendiri menjadi tidak berjalan dengan baik.
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan dan penyelesaian
terhadap pengulangan kejahatan di Lapas Kelas I Cipinang akibat dari kelebihan
kapasitas narapidana, dengan mengetahui terlebih dahulu dampak yang
ditimbulkan akibat kelebihan kapsitas narapidana terkait hak-hak narapidana di
Lapas Kelas I Cipinang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis
empiris dengan melakukan wawancara lapangan terhadap pihak Lapas Kelas I
Cipinang, kemudian melakukan studi terhadap bahan kepustakaan dengan
membaca, mempelajari, menelaah dan menganalisa literatur untuk
mengembangkan pengkajian yang terkait dengan judul skripsi ini.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak yang ditimbulkan akibat
kelebihan kapasitas narapidana di Lapas Kelas I Cipinang menyebabkan
kurangnya pengawasan terhadap narapidana sehingga menimbulkan terganggunya
hak-hak narapidana. Lapas yang jumlah narapidananya melebihi kapasitas
menimbulkan fungsi dan tujuan Lapas menjadi terhambat dan akan berpotensi
menjadikan Lapas sebagai akademi kriminal. Untuk mencegah potensi itu terjadi
maka Lapas Kelas I Cipinang melakukan upaya pencegahan berupa
penggeledahan Blok-blok hunian narapidana tanpa sepengetahuan dan melakukan
pendekatan dengan narapidana. Selain itu Lapas Kelas I Cipinang juga
memberikan sanksi sesuai kategori yang dilanggar oleh narapidana sebagai bentuk
upaya penanggulangan.
| 39/IH/2021 | 39/IH/2021 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta :
UIN Jakarta.,
2021
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain