EFEKTIVITAS UNDANG-UNDANG HAK CIPTA TERHADAP PELAKU SPOILER FILM DI MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM KASUS FILM MENCURI RADEN SALEH
Pokok masalah hukum yang dibahas dalam penelitian ini mengenai belum spesifiknya peraturan hukum terhadap tindakan spoiler di media sosial dan kendala aspek penerapan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran atas karya sinematografi film di media sosial seperti TikTok yang merugikan pencipta karya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan efektivitas hukum Undang-Undang Hak Cipta terhadap spoiler film di media sosial TikTok. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian empiris, yaitu mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai priaku nyata (actual behavior),sebagai gejala sosial yang sifatnya tidak tertulis, yang dialami setiap orang dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis pendekatan sosiologi hukum yaitu merupakan pendekatan yang menganalisis tentang bagaimana reaksi dan interaksi yang terjadi ketika sistem norma itu bekerja di dalam masyarakat. Hasil skripsi ini menunjukkan kebijakan aplikasi TikTok masih belum sejalan dengan peraturan yang berlaku saat ini yang melindungi hak cipta film di TikTok, sehingga pelanggaran hak cipta seperti spoiler dan pembajakan film masih sulit dihilangkan. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dalam di beberapa sektor sudah cukup efektif untuk melindungi karya cipta film. Akan tetapi undang-undang tersebut bersifat responsif hal ini karena deliknya aduan, jika pencipta atau pemegang hak cipta mengadukan kerugian yang ia alami, maka akan terpenuhinya hak atas perlindungan karya cipta. Perlunya kesadaran hukum dan pembaharuan hukum agar undang-undang tersebut dapat membuat rumusan yang lebih detail terhadap objek hak cipta di masa kini agar dapat melindungi hak cipta dan berjalan lebih baik lagi.
| 27/IH/2023 | 27/IH/2023 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta :
UIN Jakarta.,
2023
Deskripsi Fisik
ix, 71 Hal
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain