PERAN LEMBAGA PERADILAN DALAM MENGATASI OVERCROWDED DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
[Studi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan]
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran lembaga peradilan serta cakupan penerapan Restorative Justice dalam putusan hakim dalam mengatasi overcrowded di lembaga pemasyarakatan serta menjelaskan fungsi dan manfaat mediasi penal di dalam proses peradilan. Overcrowded disebabkan bukan hanya disebabkan banyaknya tindak kejahatan, melainkan juga putusan hakim yang masih mengedepankan pidana penjara sebagai hukuman utama.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif-empiris serta pendekatan pendekatan yuridis (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penerapan asas Restorative Justice terhadap tindak pidana yang dianggap tidak perlu dilakukan pemenjaraan demi mengedepankan konsep keadilan yang sesungguhnya.
Hasil penelitian ini menunjukan fakta di lapangan bahwa Surat Keputusan Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Nomor 1691/DJU/SK/PS.00/12/2020 Tentang Pedoman Penerapan Restorative Justice di Lingkungan Peradilan Umum masih belum efektif dalam mengatasi overcrowded di dalam Lapas dikarenakan adanya indepedensi peradilan yang menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi utama pengadilan adalah untuk hukum dan keadilan, bukan pembinaan.
| 82/IH/2023 | 82/IH/2023 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
FAK Syariah dan Hukum UIN Jakarta :
UIN Jakarta.,
2023
Deskripsi Fisik
ix, 80 Hal
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain