Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

Kedudukan Delik-Delik Tertinggal Pasca Putusan Perkara Concursus Dalam Kasus Robert Tantular Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 84/Puu-Xvi/2018

No image available for this title
Skripsi ini membahas ketentuan peristiwa pidana kedalam Concursus, fakta bahwa tiap-tiap perbuatan pada suatu peristiwa pidana tidak selalu diadili pada saat yang bersamaan akibatnya menimbulkan delik-deli tertinggal bagaimana cara menyelesaikan delik tertinggal tersebut. Serta bagaimana Mahkamah Konstitusi dalam pertimbangannya pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 84/PUU-XVI/2018 terhadap pranata Concursus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-normatif, dengan pendekatan penelitiaan hukum yuridis-normatif-doktrinal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa suatu peritiwa diperiksa terlebih dahulu jenis Concursus yaitu Concursus Idealis, Concursus Realis, dan Voortgezetge Handelingen masing-masing dari Concursus memiliki dampak yuridis yang berbeda. Terhadap delik-delik tertinggal pasca putusan pidana yang belum diperiksa atau dijatuhi hukuman, hakim dalam memeriksa perkara itu dijalankan sesuai dengan ketentuan pranata Concursus. Setiap perbuatan berdiri sendiri tidak diperhitungkan antara perbuatan satu dengan perbuatan lainnya pada berkas perkara yang berbeda. Mahkamah Konstitusi dalam pertimbangannya bahwa pranata Concursus dalam kasus Robert Tantular merupakan persoalan penerapan norma dan bukan masalah konstitusionalitas.
Ketersediaan
260/IH/2024260/IH/2024Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

260/IH/2024

Penerbit

Fakulas Syariah UIN Jakarta : .,

Deskripsi Fisik

ix, 88 hal, 29cm

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

260/IH/2024

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan