Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

Keharaman Alkohol : Perbandingan Fatwa MUI No. 4 Tahun 2003 dan Fatwa Mui No. 10 Tahun 2018

No image available for this title
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa sesungguhnya yang
melatarbelakangi terjadinya perubahan fatwa MUI tentang alkohol. Objek
penelitian ini adalah Fatwa MUI NO.4 Tahun 2003 dan Fatwa MUI No. 10 Tahun
2018.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian normatif.
Penelitian normatif adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan
sumber data yang sudah tersedia namun akan diperjelas lagi di dalam tulisan ini.
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pendekatan
kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi
obyek yang alamiah
Hasil dari peneltian ini adalah dasar dan latar belakang terjadinya perubah
penetapan minimal alkohol 0,5% dalam fatwa MUI no.10 tahun 2018 adalah hasil
penelitian dan riset di laboratorium yang dilakukan oleh LPPOM MUI bersama
dengan pengurus Komisi Fatwa MUI sesuai dengan setting yang tergambar dalam
hadis Nabi SAW tentang rendaman kismis (infus water) setelah berusia tiga hari.
kemudian ditetapkan pada fatwa MUI no. 10 tahun 2018 kadar maksimal alkohol
adalah 0,5%.
Ketersediaan
31/PMH/202431/PMH/2024Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

31/PMH/2024

Penerbit

Fakultas Syariah UIN Jakarta : Jakarta.,

Deskripsi Fisik

ix, 64 hal, 29cm

Bahasa

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

31/PMH/2024

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan