Selamat datang di
Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ketik kata kunci dan enter

Penerapan Hukum Salat Jama' Bagi Orang Yang Sakit Perspektif Syafi'iyah Dan Hanabilah

No image available for this title
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk Untuk mengetahui konstruksi Tentang hukum Jama salat bagi orang yang sakit menurut dua ulkama yaitu syafi’iyah dan hanabilah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan (library research) adalah suatu penelitian yang dilakukan di ruang perpustakaan untuk menghimpun dan menganalisis beberapa data yang bersumber dari perpustakaan, baik berupa buku-buku seperti periodikal-periodikal, seperti artikel ilmiah yang diterbitkan secara berkala, kisah-kisah sejarah, dokumen-dokumen, dan materi perpustakaan lainnya yang dapat dijadikan sumber rujukan untuk menyusun suatu laporan ilmiah. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berupa dokumen teks yaitu, penelitian untuk menemukan hukum tentang jamak salat bagi orang yang sakit menurut hanabilah dan syafi’iyah.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam pengembangan ilmu hukum, khususnya bidang fiqh ibadah, dan penelitian ini diharapkan untuk dapat memberikan pemecahan masalah terkait bentuk Tinjauan mengetahui konstruksi Tentang hukum Jama salat bagi orang yang sakit menurut dua ulkama yaitu syafi’iyah dan hanabilah.
Dikalangan masyarakat agar kita mengetahun kepastian dari hukum jama salat bagi orang yang sakit dalam sudut pandang Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapat imam syafi’i mengenai menjamak salat dalam keadaan sakit itu tidak diperbolehkan dengan alasan apapun, kemudian jamak salat hanya diperuntukan bagi orang yang sedang terjebak dalam bahaya, atau hujan kemudia dalam perjalanan ataupun dalam situasi pekerjaan yang memang memungkinkan sulit untuk mensucikan karena terkena najis. Adapun menurut pendapat hanabilah yaitu boleh hukunya menjamak salat dalam keadaan sakit. Penulis lebih mengikuti mengikuti pendapat yang disampaikan oleh hanabilah yaitu, membolehkan menjamak salat dalam keadaan sakit.
Ketersediaan
100/PMH/2023100/PMH/2023Perpustakaan FSH Lantai 4Tersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

100/PMH/2023

Penerbit

Fakultas Syariah UIN Jakarta : Jakarta.,

Deskripsi Fisik

viii, 82 hal, 29cm

Bahasa

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

100/PMH/2023

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Share :


Chat Pustakawan