Tradisi Tumplek Ponjen Dalam Perkawinan Masyarakat Adat Jawa (Studi Etnografi Di Desa Kendungwungu Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Propinsi Jawa Tengah)
Studi ini bertujuan untuk mengetahui interaksi tradisi Tumplek Ponjen dengan
Hukum Islam dan interaksi antara tradisi Tumplek Ponjen dengan Hukum Positif.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan
etnografis, yang mana mengharuskan peneliti berpartisipasi secara langsung dalam
masyarakat, Fokus penelitian di Desa Kedungwungu Kecamatan Jatinegara Tegal.
Sedangkan untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
data primer yang diperoleh dari wawancara dan sumber data sekunder diperoleh dari
buku-buku, majalah, jurnal-jurnal, dll..Pengumpulan data yang dilakukan penulis
untuk mendapatkan dan memahami gambaran serta realita yang ada, penulis
menggunakan teknik pengumpulan data tersebut dari data yang telah terkumpul
kemudian penulisan analisis dengan menggunakan metode deskriptif.
Berdasarkan data hasil penelitian, dapat penulis simpulkan bahwa tradisi
tumplek ponjen dapat dilestarikan karena tradisi tumplek ponjen sebagai symbol
identitas bangsa.Meskipun harus tetap dilestarikan, akan tetapi harus ada penyaringan
dan penyesuaian dengan fikih agar tidak ada pertentangan antara adat dengan fikih
dan dalam hokum positif, adat mengenai tradisi tumplek ponjen ini dapat
diberlakukan selama belum ada perundang-undangan yang mengatur.
| 5/HK/2016 | 5/HK/2016 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah UIN Jakarta :
Jakarta.,
2016
Deskripsi Fisik
ix, 68 hal, 29cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain