Tradisi Perkawinan Baduy Luar Dengan Baduy Dalam (Studi Kasus Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten)
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan tentang tradisi perkawinan Baduy
Luar dengan Baduy Dalam dan interaksi Islam, adat dan hukum dalam masyarakat
Sunda Wiwitan serta penerimaan hukum Islam. Secara metodelogis, penelitian ini
adalah penelitian kualitatif. Dengan menggunakan pendekatan etnogerafi, yang
mana mengharuskan partisipasi peneliti secara langsung dalam sebuah
masyarakat, locus penelitian di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar
Kabupaten Labak Banten
Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara :
1. wawancara kepada para pihak terkait atau narasumber yang dapat memberikan
informasi terkait dengan penelitian yang peneliti bahas.
2. Observasi participant dengan cara peneliti terjun langsung ke lapangan untuk
mengetahui langsung bagaimana tradisi perkawinan Baduy Luar dengan Baduy
Dalam
Sumber data yang peneliti ambil dari berbagai sumber, data primer berupa
wawancara dengan pihak-pihak terkait yang dapat memberikan data yang di
butuhkan oleh peneliti, sedangkan data sekunder berasal dari karya-karya peneliti
yang berkaitan dengan perkawinan Baduy Luar dengan Baduy Dalam
Berdasarkan penelitian maka diperoleh suatu kesimpulan bahwa
perkawinan masyarakat Baduy dilakukan dengan tiga tahap lamaran dan selalu di
jodohkan. Namun berbeda dengan masyarakat Baduy Panamping ada yang di
jodohkan ada pula yang memilih sendiri calon pasangan nya dengan syarat
persetujuan kedua belah pihak, namun unik nya perkawinan di Baduy Panamping
bukan hanya dilaksanakan secara adat saja. Namun juga di lakukan di hadapan
petugas pencatat perkawinan. Oleh karena itu banyak nya orang Baduy
Panamping yang menikah dengan orang luar Baduy atau non Baduy, dengan
kosekwensi harus keluar dari keadatannya. Dalam menjalani kehidupan seharihari,
masyarakat Baduy juga tidak terlepas dari interaksi sosial antara masyarakat
Baduy dengan masyarakt luar. Yang notabenenya mereka menganut keyakinan
yang berbedam namun hidup dengan secara berdampingan, dan itu di buktikan
dengan adanya pemukiman Baduy Muslim di Cicakal Girang.
| 6/HK/2016 | 6/HK/2016 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah UIN Jakarta :
Jakarta.,
2016
Deskripsi Fisik
x, 105 hal, 29cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain