Nikah Siri Dan Kesejahteraan Keluarga (Studi Kasus di Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor)
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peristiwa pernikahan yang biasa
dilakukan oleh masyarakat di Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten
Bogor, yaitu praktek nikah siri atau nikah tidak tercatat. Penelitian ini terfokus pada
faktor-faktor yang melatar belakangi peristiwa nikah siri dan dampaknya bagi
masyarakat di Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor serta melihat
secara mendalam pandangan hukum islam dan hukum positif terhadap pernikahan
yang tidak tercatat atau nikah siri.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah metode
sosiologis dan normatif yang diolah secara kualitatif, artinya penelitian ini akan
menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang
yang diamati sebagai upaya untuk menempatkan hukum sebagai norma hukum dan
gejala sosial.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada beberapa faktor yang menyebabkan
praktek nikah siri di desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor,
yaitu kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap urgensi
pencatatan pernikahan, ekonomi rendah, paksaan orang tua, menikah dibawah umur,
hamil diluar nikah, pandangan masyarakat dan tradisi setempat. Pernikahan semacam
ini menimbulkan beberapa dampak, seperti kesulitan mengurus akta lahir dan sekolah
anak, pernikahan menjadi rentang dan tidak dapat dipertahankan, memicu timbulnya
poligami liar dan menimbulkan keluarga miskin baru. Berdasarkan data penelitian
yang kemudian dianalisis, maka dapat diambil satu benang merah bahwa rumah
tangga pelaku nikah sirri jauh dari kriteria keluarga sejahtera.
| 13/HK/2018 | 13/HK/2018 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah UIN Jakarta :
Jakarta.,
2018
Deskripsi Fisik
ix, 76 hal, 29cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain