Implementasi Montreux Document Dalam Menjamin Akuntabilitas Private Miliotary Company: Study Kasus Blackwater Di Irak
Penelitian ini membahas permasalahan terkait eksistensi Private Military Company (PMC) yang semakin berkembang pada konflik bersenjata di era modern, diiringi dengan ketiadaan regulasi internasional yang mengikat menjadikan isu PMC sebagai suatu permasalahan yang signifikan. Insiden Nisour Square yang melibatkan PMC Blackwater menimbulkan isu global terhadap pelanggaran HAM dan kekosongan hukum yang mengatur PMC, sehingga Montreux Document menjadi salah satu instrumen utama yang dapat digunakan sebagai panduan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas PMC Blackwater sebagai suatu entitas korporasi serta pertanggungjawaban negara perekrut PMC Blackwater, yakni Amerika Serikat, atas insiden Nisour Square Massacre dengan mengimplementasikan Montreux Document. Penelitian ini merupakan peneitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan literatur (literature approach), dan pendekatan kasus (case approach).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Montreux Document, Blackwater dapat dimintai pertanggungjawaban melalui regulasi Amerika Serikat yakni Alien Tort Statute (ATS), yang memungkinkan penuntutan ganti rugi oleh perusahaan terhadap korban. Selain itu, Amerika Serikat sebagai negara pengontrak Blackwater dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan Pasal 7 Articles on State Responsibility (ARS), dengan kewajiban untuk melakukan restitusi, kompensasi, dan pemuasan atas kerugian yang timbul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya perangkat hukum internasional yang mengikat untuk mengatur keberadaan PMC, serta mekanisme yang tepat untuk menegakkan tanggung jawab negara perekrut.
| 277/IH/2024 | 277/IH/2024 | Perpustakaan FSH Lantai 4 | Tersedia |
Penerbit
Fakultas Syariah UIN Jakarta :
Jakarta.,
2024
Deskripsi Fisik
ix, 85 hal, 29cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain